R A W A P A D A

Saling berbagi dan merawat kehidupan

Belajar Dari Krisis Cinta

18072009334Tersebutlah satu kisah kehidupan dua sosok manusia dalam sebuah peristiwa parodi, yang akan menjadi perjumpaan kita pada kesempatan tulisan saya kali ini.

Sebut saja dua manusia itu Pam dan Budi, adalah dua orang petani yang tinggal berdekatan disebuah perkampungan ramai. Walaupun sama-sama petani dan hidup bertetangga, sikap keduanya sangat jauh berbeda. Satu sore, sapi kepunyaan Pam menyenggol pagar kebun Budi, hingga beberapa batang pohon jagung roboh.

Sebenarnya hanya kejadian kecil,dan Pam sudah meminta maaf serta memperbaiki kerusakan itu. Namun, sikap negatif yang dimiliki Budi membuatnya yakin bahwa tetangganya itu sengaja menyuruh sapi-sapinya merusak kebun, karena iri dengan tanamannya yang lebih subur.

Tidak hanya berprasangka buruk, Budi bahkan mencari cara untuk bisa membalas perbuatan Pam, sampai akhirnya ia mengumpulkan dua karung kotoran sapi lalu dikirimkan kerumah Pam. Penghinaan Besar !!..namun, bagaimana tindakan Pam?Seandainya Pam memiliki sikap negatif juga, ia pasti akan membalas perbuatan Budi dengan lebih ekstrem.Ia bisa mengumpulkan segala jenis kotoran (maaf, termasuk milik anak-anaknya) dan mengirimkan balik dengan ucapan, “Mari kita bermain kotoran bersama-sama.”

Untunglah Pam memilih untuk bersikap positif. Ditengah tatapan tetangga yang membenci sikap Budi, Pam mengucapkan syukur ada yang mengirimkan pupuk kandang kerumahnya, dia bisa menggunakannya untuk tanaman jagungnya. Beberapa waktu kemudian, tanamannya menjadi lebih subur, bahkan hasil panennya sangat memuaskan. Hasil panennya dibagi-bagikan kesemua tetangganya, termasuk musuhnya, Budi.

Dalam kehidupan ini, yang membedakan anda dan saya, saya dan orang lain, atau anda dengan orang lain, bukan karena anda wanita dan saya pria. Bukan karena anda kaya, saya baru mau kaya. Juga bukan karena anda sudah S3, sedangkan saya saya tengah mencari sekolah bagaimana menjadi S3. Perbedaan mendasar dari kehidupan anda dengan saya adalah sikap.

Clement Stone dalam bukunya mengatakan : “pada setiap orang terdapat perbedaan. Namun, perbedaan yang sedikit itu akan menjadi besar. Perbedaan yang sedikit itu adalah sikap, sedangkan perbedaan yang besar itu adalah sikap positif atau negatif.”

Sikap ternyata memang memegang peranan penting, ketika kita tengah memandang atau membandingkan sebuah kehidupan. Sikap yang anda miliki akan membantu anda menjalin persahabatan atau mengumandangkan permusuhan.

Sikap akan membuat kita memandang satu masalah dengan kacamata berbeda. Sikap adalah sesuatu yang tidak bisa dikatakan atau digambarkan. Namun ternyata, sikap memberi kepada kita kemampuan untuk mengerti, berfikir jernih, dan menguasai diri.

Ada pepatah bagus: “ketika kita tidak bisa mengubah keadaan diluar diri kita, yang perlu kita lakukan adalah mengubah sikap kita terhadap kenyataan itu. Inilah yang disebut “pemurnian jiwa”. Sebab betapa pun, dibalik setiap peristiwa yang kita alami, selalu ada hikmah yang bisa kita ambil sebagai pelajaran hidup.

Begitu juga sekarang ini, ketika anda membaca tulisan saya ini, barangkali anda tengah menghadapi sebuah kegagalan, sakit hati, kesulitan, atau bahkan masa depan yang muram dan buram akibat krisis ekonomi global yang ramai dibicarakan orang.Dan anda sungguh tidak berdaya mengubah keadaan diluar. Dalam situasi demikian jangan bertanya : “mengapa semua ini menimpaku, Tuhan ? Saya rasa itu bukan pertanyaan produktif. Tetapi bertanyalah demikian; “apa kehendak Tuhan dengan mengizinkan semua ini terjadi”?.

Pertanyaan intropeksi ini setidaknya akan menghindarkan kita dari masalah baru yang tidak perlu, sekaligus membuat kita tidak kehilangan kesempatan belajar dari “sekolah kehidupan” ini. Tanpa kehilangan iman dan pengharapan kita, ketika bergumul menjalani kehidupan hari demi hari, siapa pun anda dan dimana pun anda berada.

Satu hal catatan lagi adalah, seburuk-buruknya krisis ekonomi, pasti tidak akan lebih buruk dari krisis cinta. Maka, pun dalam kesukaran hidup, jangan pernah sekali-kali membiarkan diri kita kehilangan cinta. Cintalah yang membuat hidup ini tetap bermakna. Cinta mendorong kita untuk selalu melakukan yang terbaik; menjalani kegetiran tanpa isak, kepedihan tanpa keluh. Maka marilah saling menebar cinta dalam setiap ucap dan sikap kita.

Selamat menunaikan ibadah puasa, saudara-saudaraku…

Pambudi Nugroho

Iklan

Single Post Navigation

22 thoughts on “Belajar Dari Krisis Cinta

  1. Banyak hikmah yang bisa kita ambil dari cerita diatas.
    Intinya bagaimana kita dalam mengambil sikap terhadap suatu masalah.

    Berkunjung dan salam kenal.

    ====================================================
    Salam kenal kembali Kakak Rachel,
    Puisi diblog anda pun penuh dengan hikmah,
    Salam sejahtera,

  2. lagi lagi ada yang mesti di ambil bg ———> http://fly-marketing.com/?p=325

    =============================================
    Terima kasih dik,
    walaupun kamu masih muda, kamu memiliki kerendahan hati untuk berbagi. Teruslah berkarya dik,
    Salam sejahtera buat keluarga dibukit tinggi

  3. KangBoed on said:

    Hahaha.. tanpa CINTA manusia tidak pernah tercipta dan ada saat sekarang ini..

    Sungguh semu terjadi karena CINTA dan dengan CINTA pulalah satu satunya jalan untuk kembali kepadaNYA

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaank
    I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll

    ===============================================

    Ya.kangboed, mari kita pelihara cinta untuk saling merawat kehidupan
    Salam sejahtera kakang,

  4. ketika kita tidak bisa mengubah keadaan diluar diri kita, yang perlu kita lakukan adalah mengubah sikap kita terhadap kenyataan itu. Inilah yang disebut pemurnian jiwa.

    >> terkadang susah buat mengubah sikap saat kenyataan di luar ga sesuai dengan harapan kita dan itu perlu proses yang panjang dan sering orang jatuh di posisi ga menerima kenyataan.
    thanks buat renungan dari papa nya noel.

    =====================================================

    Shallom Toni,

    Setuju. Yang terpenting adalah menghargai sebuah proses ketika kita ingin merubah sikap kita yg lama dan buruk.
    Salam sejahtera selalu,

  5. dendam, bagaimana pun sangat buruk akibatnya. bahkan tidak menyelesaikan masalah malah selalu menimbulkan masalah baru. akhirnya, mmg dng cinta semua persoalan menjadi ringan, dan bahkan hilang sama sekali… 🙂

    =====================================================

    Setuju sekali bung Guskar,
    Terima kasih sudah berkunjung, salam sejahtera

  6. thanks ucapannya ya..??? 🙂

    =================================
    Sama-sama Bang ifoel,
    Salam sejahtera selalu,

  7. Aku hanya bisa membaca dan tak pernah diajarkan ilmu tentang cinta, manakala cinta datang melanda terasa indah berjuta2, namun ketika krisis itu singgah, aku malah tak mampu berbuat apa2……

    ======================================================

    hmm, krisis itu datang juga hasil dari pemikiran diri kita sendiri, bersandar kepada Nya agar kita diberi kekuatan untuk berbuat dengan benar.
    Terima kasih atas kehadirannya dan salam sejahtera selalu,

  8. Wah… hikmah yang bisa di petik dalam sekali ya….
    Nice artikel ne 🙂

    ====================================
    Thanks atas apresiasi dan kehadiran anda,
    Salam sejahtera,

  9. hadddiirrr
    pagi buta mengunjungi sahabat berharap ada secangkir kopi untuk menghangatkan diri

    =================================================

    Haha…secangkir kopi adalah catatan kehidupan untuk kita ambil hikmahnya. Terima kasih sobatku, salam sejahtera selalu,

    • cintaaa… sejati… tak akan pernah mati…
      cintaa sejati adalah cinta yang bersumber dari Sang Maha Pengasih dan penyayang
      hanya cinta sejati yang tiada membedakan lawan dan kawan
      cinta sejati, hanya merangkul, membimbing dan melangkah demi kebaikan bersama
      cu….

  10. Assalamu’alaikum,
    Tulisan yang sangat bagus, cara kita memandang setiap persoalan memang berbeda, ada yang menyikapinya dgn berprasangka baik dan ada juga yg selalu berprasangka buruk. Kalau kita mampu untuk selalu berprasangka baik kepada Allah SWT dalam keadaan yg sesulit apapun, InsyaAllah akan mendatangkan ketawakalan dan jalan keluar dari tiap persoalan.Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan, mohon maaf lahir batin.
    (Dewi Yana)

    ========================================================

    Wa’alaikum salam wa rahmatullah wa barakatuh…
    Terima kasih apresiasinya Mbak Dewi, selamat menjalankan ibadah puasa ,mohon maaf lahir batin.

  11. Selalu ada hikmah di balik setiap peristiwa. Itu pun kalau seseorang menilainya dengan sikap yang positif. Iri, dengki, buruk sangka dan yang semacamnya terkadang justru dapat membebani batin dan merusak hati serta pikiran. Hanya kasih sayang dan cinta yang tuluslah membuat manusia bisa menikmati kehidupan ini dengan bahagia. Karena kasih sayang dan cinta telah dianugerahkan Tuhan sejak Adam diciptakan. Sikap positif dilandasi dengan kasih sayang dan cinta akan melahirkan sesuatu yang positif pula pada diri kita dan lingkungan di sekeliling kita.

    Saya suka cerita2 positif yang macam begini. Makasih pak…

    =====================================================Ya, hanya kasih sayang dan cinta kepada sesama yang dapat membuat kita mengerti dan memahami tujuan Ilahi.

    Terima kasih bung Mufti, salam sejahatera,

  12. Saya setuju pak. keadaan di luar kita yg ruwet akan tambah ruwet lagi jika cara menyikapi kita salah. cinta dan kedamaian hati akan membuat langkah yang kita ambil lebih bermakna.
    Kunjungan balik pak, terima kasih sudah mampir di blog saya.
    Met sahur dan puasa. salam. 🙂
    =====================================================

    Terima kasih atas kunjungannya. Salam sejahtera,

  13. lovepassword on said:

    Tulisan kamu memang selalu keren, Mas Pambudi. 😉

    =======================================
    Haha..terima kasih apresiasinya dan kunjungannya mas Eko,
    Salam sejahtera buat keluarga,

  14. Selamat sore Pambudi,
    Tidak ada yang lebih membahagiakan ketika kita hidup dengan sikap yang taat kepada Tuhan. Kemanapun kita pergi, apapun yang kita lakukan Allah selalu mendampingi kita sehingga kita selalu berada dalam lindunganNya. Hidup ini akan terasa tentram tanpa rasa waswas dan gelisah karena Allah selalu berada disisiNya. Dengan menjaga sikap yang taat pada Tuhan maka kehidupan kita berubah menjadi agamis.Merasakan hidupnya berada dalam bimbingannya akan menumbuhkan sikap dan perilaku yang memancarkan nilai-nilai keagamaan. Niat buruk dengan sendirinya akan menghindar jauh-jauh,keinginan untuk berbuat menyimpang tidak akan pernah terlintas didalam benaknya.Setiap gerak-geriknya selalu dikonsultasikan kepada Allah, hal demikian akan memberikan warna terhadap sikap hidup yang dijalaninya. Terima kasih postingan yang berkualitas, Sukses untuk Pambudi.
    Regards, agnes sekar

    ======================================================================================
    Ya, setuju Mbak Agnes. Apapun yang kita lakukan, kita harus selalu mengandalkan kemampuan Tuhan bukan kemampuan diri kita sendiri. Terima kasih atas sharingnya dan kunjungannya.
    Salam sejahtera,

  15. salam kenal 🙂
    ==========================================================

    Salam kenal kembali mas Hafidz, salam sejahtera,

  16. itulah kenapa saya bikin blog puisi cinta….
    untuk mengingatkan diri sendiri bahwa cinta itu penting….

    ===========================================================

    Ya, cinta itu penting agar kita aktualisasikan dalam sikap kita sehari-hari,
    Salam sejahtera,

  17. It’s really value of life. Seeing the rail of life brighter.

    =========================================================
    That’s right my friend. see the beautiful life is to maintain and care for God’s love given to us.

    Thank you and best wishes

  18. haddiirr…
    sore sore gini ngunjungin sahabat… sapa tau ada bekal buat buka nanti…..

    hhmmm….

    cu….

    =======================================================
    Wah, terima kasih sobat,
    Salam sejahtera,

  19. Kang,

    CINTAILAH DIRIMU, DIRIKU, DIRI KITA selamanya..
    Tanpa CINTA KASIH…kita tak bakalan sampai pada KEDAMAIAN ( Mutma’innah ).

    Salam CINTA DAMAI

    RAHAYU

  20. Nice. Ketika orang memberi kita masalah, seharusnya kita perlu berterima kasih pada orang itu karena memberi kesempatan untuk membuktikan kesabaran kita dihadapan Tuhan, sehingga kita bisa dekat dengan Tuhan. 🙂 Tuhan bersama orang-orang yang sabar.

    *ah teori neeeh… 😀

    ===================================================================================
    Benar bung Zico, kita pun perlu berterima kasih kepada orang yang memberi masalah. Itu berarti kita mengasihi orang yang sudah melukai kita, dan tentu kita dapat memahami rencana dan tujuan Tuhan. Praktek yang mudah adalah setiap masalah menurut saya bukan datang dari orang sekitar kita, melainkan dari pikiran-pikiran yang kita ciptakan sendiri.

    Terima kasih kunjungannya yang hangat, salam sejahtera.

  21. Allah pasti tidak akan membebani hambanya dengan beban yang tidak bisa dilewatinya, dan selalu ada pelajaran berharga pada setiap kejadian yang menimpa seseorang apabila jeli melihat setiap kejadian.

    Selamat menunaikan ibadah shaum ramadhan.
    =======================================================================================
    Sependapat mas Suparman,
    Bagi saya, Pencobaan bukan datang dari Tuhan, tetapi dari diri kita sendiri. ya, kita perlu melakukan renungan untuk rajin mencatat dari setiap kejadian dan perbuatan kita hari lepas hari.

    Terima kasih atas lawatannya. Salam sejahtera

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: