R A W A P A D A

Saling berbagi dan merawat kehidupan

Jejak Isa Putra Maryam a.s

Dia menggunakan sebongkah batu untuk bantalnya,

Memakai pakaian kasar , dan memakan makanan yang kasar.

Lauknya adalah lapar. Lampunya dimalam hari adalah bulan.

Tempat berteduhnya dimusim dingin ,

hanyalah rentangan bumi ketimur dan kebarat.

Buah-buahannya dan bunga-bungaannya,

hanyalah yang tumbuh dari bumi untuk ternak.

Dia tidak mempunyai istri untuk menggodanya ,

Tak ada pula putra untuk memberikan kepedihan kepadanya,

Tak ada kekayaan untuk menyelewengkan perhatiannya ,

Dan tak ada keserakahan untuk melalaikannya.

Kedua kakinya adalah kendaraannya ,

Dan kedua tangannya adalah pelayannya.

Pambudi Nugroho – 02 mei 2009

Dikutip dari buku : ” kumpulan Khotbah Ali Bin Abi Thalib “ hal. 177

Penulis : Sayyid Ahmad asy- Syulaimi

Penerbit : Maktabah Shahaafah, Kairo dan diterbitkan ulang oleh Gema Insani- Jakarta 2001

Iklan

Single Post Navigation

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: