R A W A P A D A

Saling berbagi dan merawat kehidupan

Iman Kristiani Dalam SMS

Seorang teman Kristen mengirimkan SMS kepada saya. SMS ini berbunyi demikian : ” BENAR: katakan ini dgn pelan: Tuhan aku cinta engkau dan aku butuh engkau, datanglah kehatiku..Tolong jangan dihapus. Ini benar – benar terjadi. Sms ini dari Ibu Hana Purba juru kunci gereja Yerusalem B Tirsa , bermimpi bertemu yesus kristus berpesan : “kuatkan iman dalam ibadah karena dunia sudah goyah & tua”. Sebarkan sms ini ke 9 orang kristiani , hanya dalam waktu 10 hari akan mendapatkan rejeki besar. Jika tidak disebarkan akan mendapatkan kesulitan yang tidak henti – hentinya. Don’t Send back. Gbu

Begitu selesai membaca , saya duduk diberanda rumah dan merenung. Sambil menggenggam ponsel yang masih ditangan disaya , kembali saya membaca pada bagian kalimat terakhir, Dalam benak saya , apakah saya harus melanjutkan pesan berantai ini kepada teman – teman Kristen lainnya? Apakah benar jika saya segera memforward SMS ini , maka saya mendapatkan rezeki besar? Jika tidak maka saya akan mendapatkan kesulitan ? tetapi mengapa harus sembilan orang? Ah..SMS ini membuat saya gelisah ketika saya sama seperti saudara pembaca adalah juga manusia biasa. Siapa orang yang tidak ingin rezeki besar secara mudah dan gratis , hanya menunggu waktu 10 hari ?

Tampaknya, kekuatan SMS ini menggerakkan hati saya untuk mengambil Alkitab di meja kerja saya. Rasul Paulus dalam surat yang kedua kepada jemaatnya dikorintus menjelaskan :” Sebab hidup kami ini adalah hidup karena percaya , bukan karena melihat”(2 kor 5:7). Tuhan memanggil kita untuk berjalan dengan iman, bukan penglihatan. Dari bacaan ini saya merefleksikan bahwa dengan iman, maka kita percaya. Alkitab pun mengatakan berbahagialah orang yang tidak melihat namun percaya.

Bersekutu , Bersaksi dan Melayani

Beberapa tahun lalu , saya mendengar isu tentang penampakan Yesus dimanado. Ada juga Yesus memperlihatkan wajahnya di pohon kelapa. Kita sebagai manusia , tentu saja tidak mudah untuk percaya. Kalau kita sudah melihat dengan kepala sendiri , barulah kita bisa percaya. Di Matius 17:20, para murid memberikan respon sebagai individu – individu yang akhirnya dapat memahami diri mereka yang lemah dan terbatas. Karena itu Yesus mengatakan : “karena kamu kurang percaya. Sesungguhnya sekiranya kami mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini : pindah dari tempat ini kesana , maka gunung ini akan pindah. Takkan ada yang mustahil bagimu.

Saudara Ku Yang Paling Hina

Ingatan saya kembali pada 3 hal bergerejawi , adalah bersekutu, bersaksi dan melayani. Selama ini, iman kristiani hanya bertumpu pada bersekutu dan bersaksi. Rajin kegereja , rajin berdoa, berubah menjadi sebuah penonjolan kesalehan pribadi. Dan bersaksi pun menjadi pemahaman yang keliru. Bersaksi menurut saya , berarti harus menyangkal diri sendiri atas dosa – dosa kita sebelum memikul salib yang maha berat serta mewartakan kabar baik kepada setiap orang. Bukan hanya tertuju kepada kalangan kristiani. Akhirnya kita lupa untuk melakukan ajaran kristus untuk melayani sesama. Yaitu jika kita mengasihi Tuhan berarti harus mengasihi saudara-Ku yang paling hina. Saudara – saudara kita yang tidak mendapatkan keadilan , yang tertindas dan menderita.

image006

Saya setuju jika SMS ini , saling memberi kekuatan untuk membangun iman , ditengah bumi yang semakin tua dan compang – camping. Tanpa harus bermimpi , tanpa harus melihat wajah Yesus yang kebarat – baratan , tanpa harus datang kedaerah dimana Yesus menampakkan wajahnya. Kesaksian Alkitab sudah sangat jelas kepada siapa Dia menampakkan diriNya sesudah Kebangkitan.

Memberitakan kabar baik adalah tugas berjemaat yang tidak melihat namun percaya , tanpa harus mengiming – imingi sebuah janji dan menakut – nakuti orang lain. Rezeki dan kesulitan bukanlah urusan kita untuk mendahului pikiran Tuhan. Karena segala hal apapun , janganlah kita kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah segalah hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur .

(Filipi 4: 6).

Pambudi Nugroho – setelah ibadah peneguhan sidi 05 April 2009

Iklan

Single Post Navigation

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: