R A W A P A D A

Saling berbagi dan merawat kehidupan

Kumpulan Puisi

Saat Teduh

Aku mendengar dalam hidupku yang tak bermimpi…

Semua Mahluk mungil di RAWA PADA hutan yang teduh dan damai.

Terdengar jerit yang lara dari RAWA PADA seutas debu yang terseok

kesakitan dan tertindas oleh angin. Hinggap diatas bunga mungil setanggi

merah muda.

Dikedalaman setitik debu itu ternyata tergolek kehidupan lain dari mahluk

teramat kecil. Disana berdiri sebait dunia yang tak nampak dimata Penulis sang

empunya  Blog RAWA PADA ini. Dunia yang penuh amarah..ya sebuah

ketidakadilan.

Hanya cinta yang menyatukan Tuhan dan Manusia. Keilahian yang supra

sempurna akan menjadi satu dengan keterbatasan manusiawi , jika cinta

menjadi auranya.

Pambudi Nugroho di awal februari 2009

3 pemikiran pada “Kumpulan Puisi

  1. Giarto pada berkata:

    Keren banget pak.

  2. aura tulisanmu memanggilku untuk kembali membaca setiap apa yang kau tulis.

    tutur kata yang bermakna dalam kesehajaan namun punya kekuatan yang memikat.

    Terus menulis!

  3. zipoer7 pada berkata:

    Deburan angin yang kau rekam menjadikan betapa hebatnya Allah mencipta angin mampu menggoncang gedung,… Angin pun mengajakku untuk selalu bertadabur menmbaca risalah-risalah sahabat…
    Terus menulis sahabat dan setiap itu pula aku membaca

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.